“HATI YANG MENCARI” subhiceria

Archive for Juni 2008

Ada sebuah cerita yang sangat menarik, yang perlu kita perhatikan bersama. Di hutan belantara, ada seekor ayam yang sedang bertelur. Dalam perrjalanan hidupnya, seekor ayam hari-harinya sibuk dengn telor yang sedang dieraminya. Tanpa disengaja, tiba-tiba ada sesuatu yang jatuh dari atas bukit, yang kemudian menggelinding dan jatuh ditempat ayam yang sedang mengerami telor.

Seekor ayam yang tak tahu perbedaan telor, ia anggap telor tadi adalah telor yang ia keluarkan dari pantatnya sendiri. Hari demi hari, tibalah saatnya telor-telor ayam itu menetas, lama kemudian jadilah seekor itik anak ayam.

kemanapun induk anak ayam pergi pastilah itu ada anak ayam. Dalam pencarian makanan demi anak-anaknya, tiba-tiba salah satu diantara kerumunan anak ayam terbang keangkasa dengan gagahnya. Induk ayam mengejarnya kemanapun ia pergi, setelah disadari bahwa yang terbang adalah bukan anaknya sendiri, melainkan ia adalah seekor anak rajawali yang sudah saatnya bebas terbang tinggi dengan  dengan gagahnya, menikmati indahnya udara segar di angkasa.

Induk ayampun pasrah dan mengerti bahwa dia bukan anaknya sendiri. Rajawali tetaplah rajawali, tak mungkin ia berubah jadi anak ayam. Sampai hari kiamat sekalipun rajawali tetaplah rajawali.

Jadilah diri anda sendiri, anda bukan siapa-siapa, anda bukan orang lain, Tapi anda adalah anda.

Iklan

http://www.iloveblue.com/bali_gaul_funky/kartu_ucapan/category/7.htm        

Mata kita mungkin setiap hari melihat bunga teratai yang mengapung diatas air yang kotor. Ataukah mata kita acuh dan masa bodoh atas apa yang telah terjadi disekeliling kita. Coba lihatlah, dan perhatikan apa yang terjadi di sekeliling bunga teratai……….! Ia masih berdiri tegar dan mencoba menunjukan dirinya dengan indah dan cantiknya. Coba bandingkan dengan bunga eceng gondok, ia hidup berada diatas air yang kotor tetapi apa yang terjadi……eceng gondok mati tak berdaya, ia tak bisa menyerap dan menyaring air kotor untuk membantu proses metabolisme eceng gondok.

Dimanapun bunga teratai, dan di air apapun bunga teratai hidup, pasti ia akan tetap anggun, cantik rupawan, molek dan indah dipandang mata, ia masih TEGAR berdiri diatas air yang kotor sekalipun. Bunga teratai mampu memiliki prinsip hidup, mampu menghadapi tantangan atas apa yang ada disekitarnya. Air boleh tercemar polusi, tapi teratai mampu mengatasinya.

Seharusnya, kita punya prinsip seperti bunga teratai. Kita mampu berdiri dengan tegar, menunjukan jati diri kita walau kita hidup berada dalam lingkungan yang kotor (penuh dengan virus masyarakat) sekalipun.

Jadikan diri anda sendiri, jangan pernah engkau terpengaruh oleh lingkungan yang membawamu hancur, layu, gersang. tunjukan penampilan anda dengan menawan, penuh senyum, anggun dan menyenangkan.

Tetaplah TEGAR  wahai kawanku……………..

      

  

MADINATUNNAJAberdiri di atas dan untuk semua GOLONGAN

Jangan biarkan KEINGINAN merusak KEWAJIBAN

BERANI HIDUP TAK TAKUT MATI, TAKUT MATI JANGAN HIDUP, TAKUT HIDUP MATI SAJA!

HIDUP sekali HIDUPLAH yang berarti

JIHADKU adalah SENYUM Ibuku

SEDERHANA bukan berarti MISKIN

Jangan melihat BENDA dari UJUNGNYA saja

ANAK AYAM mati di LUMBUNG PADI


kalender

Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Sep »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pilih JUDUL yang anda cari

Komentar Terbaru

Blog Stats

  • 166,312 hits

Klik pengunjung

  • Tidak ada

menggapai singgasana hati